Tempat berkisah terasyik kedua setelah bantal, yang sempat dialih fungsikan menjadi tempat tugas sejarah namun kini malah menjadi tempat curhatannya berlabuh.
Ke-ce-wa
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Percaya telah lupa
Peduli telah pergi
Luka telah menjelma
.
Aku kecewa.
Menurut kamu apa itu sejarah? hmm.. Kalau menurut aku sih, sejarah itu adalah kejadian atau peristiwa di masa lampau yang benar-benar terjadi. Biasanya, sesuatu bisa dikatakan sebagai sejarah apabila peristiwa tersebut hanya terjadi sekali seumur hidup dan memberikan dampak yang besar. Makin besar dampak yang diberikan, maka makin penting pula peristiwa tersebut, dan peristiwa tersebut dapat dibilang sebagai "sejarah". Misalnya, sejarah kelahiran kita, kelahiran adik, dan masih banyak lagi. Nah, itu pengertian sejarah menurutku, bagaimana menurutmu? Semoga bermanfaat!
Jadi, postingan ini didedikasikan untuk Ita Nurjanah di 3 years ago. The most laugh out loud--Ta, nyadar, mulut lo gede. Hello Ita. Hows ur day? I'm Ita from 2018 Jadi Ta, mumpung lo lagi labil-labilnya, gue mau ngasih lo semacem advices gitu. Meskipun gue tau lo anaknya paling ngeyel kalo dibilangin sebelum ngerasain sendiri, tapi please believe me, ni nasehat berguna buat masa depan lo. Setidaknya ini berguna buat diri lo 3 tahun ke depan. Cutie lil insane girl, muka lo innocent banget Ta, belom banyak dosa. 1. Boyfie Soal yang pertama tentang pacar dan berpacaran. Ini nih, pas umur segini lo lagi gencar banget yang namanya mau punya pacar. Eh Ta, tadinya juga gue pikir pacaran itu asik. Kayak ada partner buat chat-an, ada yang merhatiin, ada yang ngelindungin, ini itu dah pokoknya. But daah, It's nothing! Buat bikin lo sadar kenapa lo GA HARUS punya pacar adalah tujuan dari berpacaran itu sendiri. Look, dari namanya aja udah cringe gitu, pacaran, ewh. Co...
I moved. I left Japan this June 2024. I left my job, my place, my friends, my freedom, my everything, and returned back to Jakarta, Indonesia. I got a full scholarship for my Master's Degree from The Indonesian MoD (that is just a reason for me to justify my decision, actually). Why? Maybe I'll know it better once I reread this post again. Reality just started to hit me now and regrets started to creep me out. I want to leave Indonesia again once I graduate unless I have more reasons to stay. I escaped my past, I thought I'd be married by now lol, not him canceling it just days prior to our plans to visit my parents in Indonesia. Anyways, I am moving forward. Some things are better left where they ended, some are better left untouched until I am ready, and maybe better days are coming. Life has more to offer. My life is bigger than my previous relationship, or anything that made me little. I will flourish, I will be happy, My turn will come. God...
Komentar
Posting Komentar